Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net

Laman

Kamis, 27 Desember 2012

Tulisan di Baju Berbatov Mengundang Masalah


Berbatov memajang tulisan "Tetap tenang dan oper bola ke saya."


Dimitar Berbatov 

FREELAND news - Dimitar Berbatov mendapat kritik pedas dari pelatihnya di Fulham, Martin Jol. Kali ini bukan karena performanya, melainkan perilakunya ketika tampil di laga kontra Southampton.

Pada pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu Berbatov mampu mencetak gol. Tapi sayang, usai membobol gawang The Saint, dia melakukan tindakan bodoh yaitu memajang tulisan bernada arogan berbunyi "Tetap tenang dan oper bola ke saya."

Atas tindakannya itu, sontak Berbatov diganjar kartu kuning oleh wasit. Dan selepas pertandingan Jol ikut-ikutan mengecam aksi mantan penyerang Manchester United tersebut.

"Itu tindakan bodoh dan saya akan bicara kepadanya. Saya pikir Berbatov harus mengambil pelajaran dari pengalaman buruk itu," kata Jol dikutip Mirror.co.uk, Kami, 27 Desember 2012.

"Mungkin Berbatov hanya ingin menyampaikan pesan bagaimana seharusnya tim ini bermain, namun dia melakukan dengan cara yang salah," sambungnya lagi.

Di Premier League, para pemain acap kali terkena ganjaran kartu ketika mencoba menyampaikan pesan melalui slogan di kaos dalam. Dua pemain Manchester City, Mario Balotelli dan Samir Nasri sebelumnya juga pernah merasakan hal yang sama seperti Berbatov.

Balotelli memajang slogan "why always me" ketika berhasil membobol gawang MU musim lalu. Sementara Nasri dihukum karena menyampaikan pesan selamat hari raya Idul Fitri "ied mubarak" ketika mencetak gol ke gawang Southampton di awal musim.

Tidak ada komentar: